Impianku di Raja Ampat
IMPIANKU DI RAJA AMPAT
“Tanah papua tanah yang kaya.”
“Surga kecil jatuh ke bumi.”
“Seluas tanah sebanyak batu.”
“Adalah harta harapan.”
Begitulah lirik lagu yang dinyanyikan
oleh Franky Sahilatua, memang lirik
lagunya yang terdengar percaya diri sekali. Eitss!! tapi ungkapan surga jatuh
kebumi tersebut benar adanya, terbukti dengan banyaknya wisatawan lokal maupun
mancanegara yang terkesan dengan keindahan alam darat maupun laut di tanah
papua yaitu Raja Ampat. Julukan The last
paradise on earth diberikan untuk wilayah Indonesia bagian timur tersebut.
Raja Ampat selalu masuk dalam
list para pemburu keindahan alam termasuk gue pastinya. Hehehe….
Namun ngga jarang Raja Ampat masuk dalam list terakhir, karena untuk bepergian
ke tanah Papua tersebut membutuhkan biaya yang ngga sedikit. Menabung adalah
hal yang harus dilakukan, kita harus rela menyisihkan sedikit demi sedikit
rupiah untuk memenuhi list impian
tersebut.Tapi nyatanya setiap kali rupiah tersebut menunjukan nominal yang
lumayan besar, gue selalu tergoda dan akhirnya digunaiin buat shopping atau bepergian ke tempat
lainnya.
Dan karena tabung menabung tersebut selalu gagal, maka gue coba cari
jalan pintas lainnya. Seperti kata pepatah “ Banyak jalan menuju Roma,” mungkin
berlaku juga untuk Raja Ampat.
Kebetulan waktu itu gue lihat postingan di Instagram @detiktravel yang
ngadain program #tiketkemanapun
berhadiah liburan ke Raja Ampat selama
5D4N.Wahhhh……
Seakan ngga mau menyia- nyiakan kesempatan emas ini, gue pun langsung
join program #tiketkemanapun
tersebut.
Untuk mengikuti program ini gue diminta untuk menceritakan secara
detail kegiatan yang akan dilakukan dan destinasi yang ingin dituju selama di
Raja Ampat.
Yahh pastinya sebelum melakukan perjalanan hal yang harus dipersiapkan
selain tubuh yang sehat dan perencanaan waktu yang tepat adalah booking tiket. Kalian
pasti sering dengar slogan iklan tiket.com yaitu #maukemana?? Bromo, Raja Ampat di TV, Youtube dan dimana- mana dah. Nah gue bakalan
booking tiket pesawat dan hotel melalui aplikasi tiket.com karena #TiketKemanapun ya tiket.com. Ternyata booking tiket dari aplikasi
ini tuh banyak diskonnya, ditambah lagi setiap melakukan booking tiket kita
mendapat saldo tix poin yang bakalan diakumulasi dan bisa ditukarkan.
Lumayankan buat penghematan.Hehehe….
Setelah proses booking tiket selesai, maka sekarang waktunya membuat list hal yang akan dilakukan dan destinasi
wisata yang ingin dituju selama di Raja Ampat. Yeaaa…semangat banget.
1. Pianemo
Destinasi pertama yang ingin gue
kunjungi yaitu Pianemo karena pemandangan indah Pianemo selalu jadi tempat utama wisatawan untuk berfoto ria. Dengan
trekking ke puncak Pianemo kita dapat melihat keindahan gugusan kepulauan dan
gradasi air laut dari atas ketinggian. Selain itu di Pianemo terdapat laguna cantik
yang disebut Laguna Bintang karena ketika dilihat dari atas ketinggian
bentuknya menyerupai bintang.
-Pemandangan Pianemo & Laguna Bintang-
2.
Misool
Pulau yang satu ini berbatasan
dengan Laut Seram dan perairan lepas yang menjadi jalur lintas hewan besar
seperti ikan paus. Pada bagian barat dan timur pulau ini terbentang sederetan
pulau batu karang.Di pulau Misool airnya berwarna blue water Mangrove
dikarenakan akar-akar pohon bakau bertemu dengan titik dimulainya terumbu
karang tumbuh. Jika di Pianemo terdapat Laguna Bintang, maka di Misool terdapat
Puncak Love yang jaraknya tidak jauh dari Puncak Harfat Jaya. Dikatakan Puncak Love
karena laguna tersebut terlihat seperti bentuk hati bila dilihat dari atas
puncaknya. Haduh ….pasti indah banget kalo gue bisa lihat langsung.
-Puncak Love-
3. Pasir Timbul
Disebut pasir timbul karena
ditengah- tengah lautan terdapat pulau pasir yang cukup luas. Pulau ini akan
tenggelam ketika air laut sedang pasang, dan akan muncul kembali ketika air
laut surut. Pasir timbul banyak terdapat di berbagai pulau Indonesia, tetapi
uniknya pasir timbul di Raja Ampat yaitu pada salah satu sisi pulau pasir ini
bentuknya mirip bagian kepala seekor Manta.Gue mungkin bakalan lari- larian
main bola atau berselfie dibawah terik
sinar matahari Pulau Pasir Timbul sampe ngga sadar kulit jadi gosong.
-Pulau Pasir
Timbul-
4.
Pulau
Sawinggrai
Kegiatan yang ingin gue lakuin
di Pulau ini tak lain dan tak bukan ialah bird
watching atau melihat langsung Burung Cendrawasih yang merupakan fauna asli
Papua. Dari berbagai info yang gue baca, kegiatan bird watching ini dilakukan dua kali sehari dengan jadwal pukul
07.00 – 09.00 WIT dan pukul 16.00 – 17.00 WIT. Selain bird watching kegiatan lain yang ingin gue lakuin di pulau Sawinggrai ialah fish feeding yaitu memberi makan ikan dengan cara melumuri tangan
dengan terigu, kemudian tangan dicelupkan ke dalam air. Ikan- ikan kecil akan
mengerumuni dan menggigit tangan dengan halus sehingga berasa seperti di spa.
-Burung Cendrawasih
di Pulau Sawinggrai-
5. Pulau Kri
Ke Raja Ampat tidak puas rasanya
kalo tidak melihat pemandangan bawah lautnya. Ketidakmampuan gue untuk berenang
ngga bisa disalahkan karena semua berawal dari trauma gue yang nyaris hampir
tenggelam di Danau Toba sewaktu kecil. Hiks…hiks…
Karena gue ngga bisa berenang,
diving atau pun punya lisensi diving, maka Pulau Kri ini salah satu tempat yang
cocok buat orang kaya gue. Karena arus air yang tidak begitu kuat, di pulau ini
cocok untuk bersnorkling ria. Pulau
ini banyak direkomendasikan oleh para wisatawan yang telah berkunjung sebagai tempat
menikmati alam yang paling sempurna karena terdapat 374 spesies ikan.
-Karang di Pulau
Kri-
6.
Danau
Ubur- Ubur Lenkamana
Melihat ikan pari pesolek di
Manta Point memang ngga bisa gue lakuin karena berada di kedalaman 13- 15
meter, sebagai gantinya gue bisa liat ubur- ubur di tanah Papua.
Ubur- ubur tak bersengat ngga cuma
ada di Pulau Kakaban Kalimantan Timur, tapi juga ada di Misool tepatnya di
Danau Lenkamana. Di danau ini kita dapat melihat dua jenis ubur- ubur yaitu
moon jellyfish, ubur- ubur seperti piring transparan dan mastigias papua yang
berwarna orange.
-Ubur- ubur
di Danau Lenkamana-
7. Desa Arborek
Hal menarik yang ingin gue
lakuin di Desa Arborek ialah berbelanja suvenir atau melihat langsung para
warga yang membuat kerajinan tangan khas Papua. Di desa ini kita bisa melihat
kehidupan keseharian warga, termasuk anak- anak kecil yang bermain disekitaran
pantai. Seperti yang kita ketahui anak- anak di tanah Papua semuanya pasti jago
berenang, mungkin gue bakalan ditertawakan oleh mereka karena sudah gede tapi
ngga bisa berenang.
“ Hitam kulit keriting rambut.”
“Aku Papua!”
“Biar nanti langit terbelah.”
“Aku Papua!”
Gue pengen banget nyanyiin lagu
ini bareng anak- anak di Desa Arborek.
Semua list destinasi diatas gue rangkum dari berbagai sumber seperti blog
dan vlog para traveller yang telah mengunjungi Raja Ampat. Pepatah mengatakan
kurang lebih seperti ini “Impian akan
cepat teralisasi jika dituliskan, karena bila tidak dituliskan impian tersebut
akan terlupakan, hilang dan mengambang begitu saja diudara.”
Melalui program #tiketkemanapun yang
diadakan tiket.com dan detik travel gue berharap dapat mewujudkan list- list destinasi impian gue yaitu
Raja Ampat, supaya gue bisa share foto dan pengalaman perjalanan selama di The Last Paradise on Earth ini. AAMIIN!!








finally, 2021 gua berhasil menginjakkan kaki di tanah Papua.....huhuu
BalasHapus